Jumat, 22 Februari 2013 | 23.26 | 0 Comments

Proses Terjadinya Kehamilan

proses terjadinya kehamilan
Ketika Anda melihat atau bahkan mengalami kehamilan,pernahkan Anda berpikir bagaimana proses kehamilan itu terjadi ??  Terkadang tidak semua orang memahami "proses terjadinya kehamilan" ini,khususnya bagi yang belum menikah dan belum pernah mengalami masa kehamilan.

Proses terjadinya kehamilan merupakan sebuah proses yang sangat kompleks dan rumit,tidak seperti yang kita lihat atau kita bayangkan."Proses terjadinya kehamilan" adalah dimulai ketika seorang pria melakukan hubungan seks dengan seorang wanita.Akibat dari hubungan seks ini akan memberikan peluang untuk seorang wanita bisa hamil.

Kehamilan terjadi ketika sel sperma yang masuk ke dalam rahim seorang perempuan membuahi sel telur yang telah matang(siap untuk dibuahi).Seorang laki-laki ketika ejakulasi  rata-rata mengeluarkan air mani atau cairan semen sebanyak 3 cc, dan setiap 1 cc air mani yang normal akan mengandung sekitar 100 juta hingga 120 juta buah sel sperma. Setelah air mani ini terpancar (ejakulasi) ke dalam pangkal saluran kelamin istri, jutaan sel sperma ini akan berlarian melintasi rongga rahim,saling berebut untuk mencapai sel telur matang yang ada pada saluran tuba di seberang rahim.Namun,hanya satu sel sperma yang dapat membuahi satu sel telur yang telah matang.

Pada saat ovulasi, lapisan lendir di dalam serviks (leher rahim) menjadi lebih cair, sehingga sperma mudah menembus ke dalam rahim. Sperma bergerak dari vagina sampai ke ujung tuba falopii yang berbentuk corong dalam waktu 5 menit. Sel yang melapisi tuba falopii mempermudah terjadinya pembuahan dan pembentukan zigot (sel telur yang telah dibuahi).

Pembuahan hanya terjadi jika sel sperma yang subur membuahi sel telur yang sudah matang.Jadi ketika sel sperma bertemu dengn sel telur matang maka akan terjadi kehamilan.Pada proses pembuahan, hanya bagian kepala sperma yang menembus sel telur dan bersatu dengan inti sel telur.Bagian ekor yang merupakan alat gerak sperma akan melepaskan diri. Sel telur yang telah dibuahi akan mengalami pengerasan bagian luarnya. Ini menyebabkan sel telur hanya dapat dibuahi oleh satu sperma.


 
Setelah adanya pembuahan ini,30 jam kemudian maka inti sel telur akan mengalami pembuahan menjadi dua bagian. 20 jam kemudian inti sel telur ini kembali membelah menjadi empat bagian.Tiga sampai empat hari setelah pembuahan, sel akan sampai di bagian uterus.Dalam jangka waktu satu minggu setelah perubahan, akan dihasilkan suatu massa sel yang berbentuk ola sebesar pentol jarum, yang disebut (blastocyt). Dalam proses selanjutnya, yaitu sekitar 5 hari berikutnya, blastosis akan menempel dan terimplantasi kedalam endometrium.

Selama dua hingga empat minggu pertama perkembangan, blastosis medapatkan nutrien dari endometrium. Pada masa perkembangan ini, akan berbentuk plasenta. Plasenta merupakan organ berbentuk cakram yang mengandung pembuluh darah maternal (ibu) dan embrio. Melewati plasenta inilah, embrio akan mendapatkan nutrisi dari maternal. Melalui plasenta ini juga terjadi pertukaran gas-gas respirasi dan pembuangan limbah metabolisme embrio. Darah dari embrio mengalir ke plasenta melalui arteri tali pusar dan kembali melalui vena pusat dan melewati hati embrio.

Anatomi uterus wanita memiliki peran vital dalam proses terjadinya kehamilan.Uterus wanita terdiri dari beberapa bagian yang sangat penting,yaitu uterus,ovarium,cervix,vulva,dan vagina.Setiap bagian tersebut memiliki peran masing-masing yang sangat penting dalam proses pembuahan.

Nah,itu dia proses terjadinya kehamilan pada wanita.Kita perlu bersyukur,karena Tuhan telah memberikan kita kekuatan untuk bisa melalui proses kehamilan yang rumit dan kompleks ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright Tips Kehamilan © 2010 - All right reserved - Using Blueceria Blogspot Theme
Best viewed with Mozilla, IE, Google Chrome and Opera.